14 Dec

Klasifikasi Hotel

Klasifikasi hotel atau pembagian tipe hotel ada bermacam-macam. Semakin banyak wisatawan yang datang ke suatu daerah, mengakibatkan banyak bermunculan hotel dengan berbagai tipe. Hal ini bertujuan untuk membidik target pasar yang berbeda. Misalnya berdasarkan daya beli apakah dari kalangan bawah, menangah atau atas. Berdasarkan jumlah tamu apakah sendirian, keluarga atau rombongan serta kriteria lainnya.

Pada artikel kali ini kita akan membahas beberapa yang sering dijumpai sehari-hari di Indonesia.

Klasifikasi hotel berdasarkan kelasnya adalah:

  • Hotel Bintang
  • Hotel Melati
  • Wisma
  • Guest Hose

Klasifikasi Hotel Bintang:

  • Hotel Bintang 1
    Jumlah minimum kamar standar 15
    Kamar mandi di dalam
    Luas minimum kamar standar 20 m2
  • Hotel Bintang 2
    Jumlah minimum kamar standar 20
    Jumlah minimum kamar suite 1
    Kamar mandi di dalam
    Luas minimum kamar standar 22 m2
    Luas minimum kamar suite 44 m2
  • Hotel Bintang 3
    Jumlah minimum kamar standar 30
    Jumlah minimum kamar suite 2
    Kamar mandi di dalam
    Luas minimum kamar standar 24 m2
    Luas minimum kamar suite 48 m2
  • Hotel Bintang 4
    Jumlah minimum kamar standar 100
    Jumlah minimum kamar suite 4
    Kamar mandi di dalam
    Luas minimum kamar standar 26 m2
    Luas minimum kamar suite 52 m2
Hotel Bintang

Klasifikasi Hotel Melati:

Hotel Melati juga digolongkan seperti hotel berbintang yaitu :

  • Hotel Melati 1 : jumlah kamar minimal 5
  • Hotel Melati 2 : jumlah kamar minimal 10
  • Hotel Melati 3 : jumlah kamar minimal 15

Wisma

Biasanya digunakan hanya oleh pihak internal atau tamu dari suatu yayasan, instansi pemerintahan atau perusahaan swasta. Contohnya Wisma Wanita yang dikelola oleh Yayasan Gedung Wanita, Wisma PU kepunyaan Departemen Pekerjaan Umum, dan lainnya. Saat ini sudah banyak wisma yang menerima tamu dari kalangan umum. Hal ini mungkin karena penginap dari pihak internal atau tamu mereka tidak terlalu banyak dan sering, sehingga masih banyak kamar kosong yang bisa ditempati. Selain itu bisa menambah pemasukan paling tidak untuk membiayai biaya operasional wisma.

Umumnya wisma berupa rumah besar dan jarang yang bertingkat. Ruangan yang tersedianya selain kamar adalah ruang pertemuan. Sangat cocok bila kita berpergian dalam jumlah besar atau rombongan seperti pelajar dan mahasiswa yang melakukan wisata bersama atau study tour. Karena biayanya pun sangat terjangkau.

Guesthouse

Prinsipnya adalah seperti kita bertamu di romah orang lain. Pemilik rumahnya juga tinggal di rumah tersebut tetapi memiliki kamar yang lebih sehingga disewakan untuk tamu. Namun ada juga rumah kosong yang sengaja dijadikan sebagai Guesthose dimana pemiliknya tidak tinggal di situ melainkan penjaga rumah/pelayannya saja.

Banyak rumah-rumah mewah yang sekarang dikelola dengan konsep guesthose ini. Mereka menyediakan pelayan, satpam, dan juga resepsionis. Fasilitasnya pun dibuat seperti layaknya hotel. Ada AC, kamar mandi dalam, ruang makan, mini bar, bahkan ada juga yang menyediakan ruang karoke dan meja biiliar untuk bersantai. Intinya mereka ingin membuat penginap merasa nyaman seperti layaknya rumah sendiri.

Klasifikasi Hotel Berdasarkan Plan/Perencanaan Harga Kamar:

  • American Plan
    Sistem perencanaan harga kamar dimana harga yang dibayarkan sudah termasuk harga kamar itu sendiri ditambah dengan harga makan (meals).
    American Plan dibagi menjadi dua bagian, yaitu:
  1. Full American Plan (FAP)
    Harga kamar sudah termasuk tiga kali makan (pagi, siang dan malam).
  2. Modified American Plan (MAP)
    Harga kamar sudah termasuk dengan dua kali makan, dimana salah satu diantaranya harus makan pagi (breakfast), seperti:
    – Kamar + makan pagi + makan siang
    – Kamar + makan pagi + makan malam.
  • Continental Plan/ Bermuda Plan
    Adalah perencanaan harga kamar dimana harga kamar yang dibayar sudah termasuk dengan Continental breakfast.
  • European Plan
    Tamu yang menginap hanya membayar untuk kamar saja.
    Keistimewaanya:
    Praktis, banyak digunakan oleh hotel-hotel
    Memudahkan billing system (Pembayaraan saat check out).

Selain Klasifikasi Hotel, terdapat juga klasifikasi untuk kamar tidur hotel antara lain:

  1. Standard room/Regular room.
    Kamar yang tidak terlalu besar, dilengkapi dengan twin, single, atau double bed dan biasanya tidak mempunyai ruang duduk khusus.
  2. Superior room.
    Kamar yang menyerupai standard room, hanya ukurannya agak besar.
  3. Deluxe room.
    Kamar yang lebih besar ukurannya dan biasanya perIengkapannya lebih Iengkap dan agak mewah, mempunyai ruang duduk khusus, kamar mandi, dan ruang tidur Iebih
    dari satu. Deluxe room yang terletak di setiap ujung tingkat/Iantai, biasanya diberi nama-nama khusus, seperti: Executive Suite, residential suite, honeymoon suife, imperial suite.
  4. Studio room.
    Kamar yang dilengkapi dengan studio bed. Kamar ini kadang disebut juga executive room.
  5. Junior suite.
    Sebuah kamar besar yang dilengkapi dengan standard bed ditambah dengan hide-away bed (sofa bed).
  6. Family room.
    Kamar besar yang dilengkapi dengan double bed, dan kadang-kadang memiliki lebih dan satu kamar dan kamar mandi.
  7. Twin bedded room.
    Kamar yang dilengkapi dengan dua single bed untuk dua orang.
  8. Double bedded room.
    Kamar yang dilengkapi dengan satu tempat tidur untuk dua orang.
  9. Single bedded room.
    Kamar yang dilengkapi satu tempat tidur twin bed untuk satu orang.
  10. Connecting room.
    Dua kamar yang bersebelahan dan dihubungkan dengan connecting door (pintu tembus/pintu penghubung).
  11. Adjoining room.
    Kamar yang bersebelahan tetapi tidak mempunyai pintupenghubung.
  12. Duplex.
    Kamar yang mempunyai satu, dua, atau tiga kamar tidur yang terpisah, satu dengan lainnya berbeda tingkat dan dihubungkan dengan tangga.
Kamar Hotel

Semoga artikel tentang klasifikasi hotel dan klasifikasi kamar hotel secara ringkas ini bisa dijadikan referensi bagi anda yang akan menginap di hotel. Baik saat anda berpergian untuk liburan, bisnis, pekerjaan atau hanya sekedar mencari suasana baru dengan menginap di hotel.

Selamat menginap 🙂

Referensi :

Teori dan petunjuk praktek housekeeping untuk akademi perhotelan: make up room, Gramedia, Yayuk Sri Perwani

pustakamateri.web.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *