26 Jan

Istilah Perhotelan

Istilah Perhotelan kadang membingungkan bagi orang awam yang jarang menginap di hotel. Apalagi yang belum pernah tentu akan memalukan bila anda salah mengartikan istilah perhotelan yang anda baca atau anda dengar. Agar tidak terjadi kesalahpahaman ada baiknya anda menyimak beberapa istilah perhotelan dan istilah pariwisata berikut. Siapa tahu anda akan menginap di hotel dalam waktu dekat :).

Ala Carte: penyajian makanan satu per satu di meja,setiap jenis makanan dalam menu disajikan secara terpisah.

Banquet: penataan meja untuk acara khusus, juga dekorasi dan makanan.

Boutique Hotel: hotel kecil namun mewah dengan sasaran orang-orang berada karena menyediakan layanan yang prima dan pribadi.

Budget Hotel: kebalikan dan butik hotel. Tempat penginapan dengan tarif murah karena hanya menyediakan kamar dengan fasilitas sederhana.

Buffet: prasmanan,yaitu makanan disajikan dan tamu bisa memilih dan mengambil makanan sendiri (all-you-can-eat).

Bungalow: bangunan atau rumah yang letaknya diluar kota, jauh dan pusat kota, yang menyediakan akomodasi bagi wisatawan, kadang menyediakan makan dan minum atau hanya tempat tidur saja.

Check-in: waktu yang telah diakomodasi bagi tamu hotel dapat memasuki kamar, setelah kamar dibersihkan dan dilengkapi dengan semuaperlengkapan kamar.Biasanya pukul 1 siang.

Check-out time: batas waktu tamu meninggalkan kamar, agar tidak terkena tambahan biaya/additional charge, yaitu pukul 12 siang.

City tour: daily tour, paket jalan-jalan keliling kota,termasuk transport, guide, dan tiket masuk tujuan wisata.

Cocktail Lounge: fasilitas hotel berupa tempat untuk minum-minum dengan suasana tenang.

Coffee Shop: tempat untuk makan dan minum dengan suasana informal.

Concierge: area di depan hotel,tempat porter, bellboy,dan doorman bertugas. Biasanya ada di hotel besar, yang melayani tamu sejak menginjakkan kaki di hotel hingga meninggalkan hotel,seperti doorman yang membukakan pintu,porter yang membawa barang, bellboy yang mengantar tamu ke kamar.

Confirmed Booking: informasi tertulis dan hotel bahwa pemesanan kamar diterima dan disetujui pihak hotel.

Corporate Rate: tarif yang disepakati oleh petugas hotel dan instansi/korporat, yang biasanya tamu rutin untuk bisnis.

Cottage/Villa: penginapan yang terdiri dan beberapa unit rumah (individual housing), biasanya dengan layanan pembantu dan fasilitas lain.

Deluxe Room: kelas kamar hotel yang lebih tinggi dan amar standar. Perbedaannya antara lain ukuran Iebih besar dan perlengkapan kamarlebih balk kualitasnya.

Double Room: kamar untuk 2 orang dengan 1 bed besar ukuran twin.

English Breakfast: makan pagi ala lnggris terdiri dari sereal dengan telur, roti bakar, manisan, teh atau kopi.

Extra Bed: tambahan tempat tidur yang disewa jika jumlah tamu melebihi jumlah tempat tidur dalam kamar.

Fully Book: kapasitas kamar sudah mencapai 100 persen sehingga tidak memungkinkan ada pemesanan kamar lagi.

Front Desk: area tamu diterima, kunci diberikan dan disimpan,dan tempat informasi.

Group Rate: flat rate, yaitu tarif khusus untuk rombongan, yang disepakati antara wakil hotel dan rombongan.

Guesthouse: rumah atau hotel kecil milik pribadi yang menyediakan akomodasi untuk turis, dengan tarif di bawah hotel dan suasana kekeluargaan. Rumah pemilik juga merupakan rumah tamu, sebagian rumah dihuni pemilik dan keluarganya.

High Season: atau peak season adalah periode ramai dengan tarif paling tinggi.

Homestay: tempat menginap bagi wisatawan di rumah-rumah keluarga yang tidak bersifat komersial karena tamu bertujuan melancong, menyaksikan kegiatan budaya dan sosial.

Hostel: akomodasi untuk rombongan,Seperti kelompok remaja, dengan fasilitas bersama, dengan tarif cukup murah dan fasilitas standar.

Hotel: tempat yang menyediakan jasa akomodasi atau penginapan, hidangan, dan fasilitas lain,yang memenuhi syarat nyaman (comfort) dan dikelola secara komersial.

Baca juga klasifikasi hotel di sini.

Hotel Garni: hotel kecil tanpa fasilitas restoran, hanya menyediakan makan pagi atau ruang makan pagi.
Housekeeping: petugas hotel yang bertugas mengelola kamar dan menjaga kebersihan public area hotel.

Inn: penginapan sederhana di daerah pinggiran kota, biasanya hanya menyediakan minum, kemudian fasilitas ditambah dengan bak mandi,makan dan minum. Sering juga disebut lodge. Penginapan dengan konsep inn, pertama tercatat di Kota Cantenburry, Inggris pada tahun 1129. Sedangkan yang tertua ada di Amerika Serikat dibangun pada tahun 1607. Kini bisa merupakan hotel internasional.

Late check-out: batas waktu paling lambat yang diakomodir pihak hotel karena permintaan khusus tamu hotel, biasanya untuk rombongan.

Long-stay Guest: tamu yang menginap dalam waktu cukup lama di sebuah hotel, bisa seminggu,sebulan atau beberapa bulan, yang mendapatkan potongan tarif dan fasilitas khusus.

Low Season: periode sepi dengan tarif paling rendah.

Luggage: barang-barang tamu hotel.

No-show: tamu sudah reservasi tapi tidak datang pada han yang ditentukan.

Over Booking: melebihi kapasitas kamar tersedia, lebih dan 100 persen occupancy.

Pension: dari bahasa Prancis, yang artinya hotel kecil yang menyediakan makan pagi bagi tamu dengan tarif tertentu. Biasanya hanya 1-2 lantai, dan tidak menyediakan ruang umum.

Reception: bagian dan front office, tempat tamu mengecek reservasi, melakukan check-in. Petugas resepsionis mengetahui status setiap kamar hotel.

Reservation: pemesanan kamar hotel, bisa dilakukan langsung, melalui telpon atau internet/online.

Room Occupancy: jumlah kamar yang tersedia.

Room Service: bagian petugas hotel yang bertugas membersihkan kamar.

Safe Deposit: fasilitas untuk tamu menyimpan barang-barang berharga.

Seaview/Pool View/City View: arah pandang kamar hotel, ke laut/kolam renang/kota. Setiap kelas kamar memiliki view yang berbeda, seaview untuk kelas suite room, poolview untuk deluxe room, dan city view untuk standard room.

Standard Room: kamar dengan fasilitas terbatas, biasanya tanpa makan dan potongan harga.

Stay-over: tamu yang seharusnya check-out tapi memperpanjang waktu tinggal.

Suite Room: kamar selain dengan large/twin bed ditambah lounge area.

Twin Room: satu kamar dengan dua bed terpisah atau 2 single bed.

Demikianlah beberapa istilah hotel dan istilah pariwisata yang kami sajikan buat anda para pembaca. Semoga dapat menjadi referensi dan rujukan ketika anda menginap di hotel.

14 Dec

Klasifikasi Hotel

Klasifikasi hotel atau pembagian tipe hotel ada bermacam-macam. Semakin banyak wisatawan yang datang ke suatu daerah, mengakibatkan banyak bermunculan hotel dengan berbagai tipe. Hal ini bertujuan untuk membidik target pasar yang berbeda. Misalnya berdasarkan daya beli apakah dari kalangan bawah, menangah atau atas. Berdasarkan jumlah tamu apakah sendirian, keluarga atau rombongan serta kriteria lainnya.

Pada artikel kali ini kita akan membahas beberapa yang sering dijumpai sehari-hari di Indonesia.

Klasifikasi hotel berdasarkan kelasnya adalah:

  • Hotel Bintang
  • Hotel Melati
  • Wisma
  • Guest Hose

Klasifikasi Hotel Bintang:

  • Hotel Bintang 1
    Jumlah minimum kamar standar 15
    Kamar mandi di dalam
    Luas minimum kamar standar 20 m2
  • Hotel Bintang 2
    Jumlah minimum kamar standar 20
    Jumlah minimum kamar suite 1
    Kamar mandi di dalam
    Luas minimum kamar standar 22 m2
    Luas minimum kamar suite 44 m2
  • Hotel Bintang 3
    Jumlah minimum kamar standar 30
    Jumlah minimum kamar suite 2
    Kamar mandi di dalam
    Luas minimum kamar standar 24 m2
    Luas minimum kamar suite 48 m2
  • Hotel Bintang 4
    Jumlah minimum kamar standar 100
    Jumlah minimum kamar suite 4
    Kamar mandi di dalam
    Luas minimum kamar standar 26 m2
    Luas minimum kamar suite 52 m2
Hotel Bintang

Klasifikasi Hotel Melati:

Hotel Melati juga digolongkan seperti hotel berbintang yaitu :

  • Hotel Melati 1 : jumlah kamar minimal 5
  • Hotel Melati 2 : jumlah kamar minimal 10
  • Hotel Melati 3 : jumlah kamar minimal 15

Wisma

Biasanya digunakan hanya oleh pihak internal atau tamu dari suatu yayasan, instansi pemerintahan atau perusahaan swasta. Contohnya Wisma Wanita yang dikelola oleh Yayasan Gedung Wanita, Wisma PU kepunyaan Departemen Pekerjaan Umum, dan lainnya. Saat ini sudah banyak wisma yang menerima tamu dari kalangan umum. Hal ini mungkin karena penginap dari pihak internal atau tamu mereka tidak terlalu banyak dan sering, sehingga masih banyak kamar kosong yang bisa ditempati. Selain itu bisa menambah pemasukan paling tidak untuk membiayai biaya operasional wisma.

Umumnya wisma berupa rumah besar dan jarang yang bertingkat. Ruangan yang tersedianya selain kamar adalah ruang pertemuan. Sangat cocok bila kita berpergian dalam jumlah besar atau rombongan seperti pelajar dan mahasiswa yang melakukan wisata bersama atau study tour. Karena biayanya pun sangat terjangkau.

Guesthouse

Prinsipnya adalah seperti kita bertamu di romah orang lain. Pemilik rumahnya juga tinggal di rumah tersebut tetapi memiliki kamar yang lebih sehingga disewakan untuk tamu. Namun ada juga rumah kosong yang sengaja dijadikan sebagai Guesthose dimana pemiliknya tidak tinggal di situ melainkan penjaga rumah/pelayannya saja.

Banyak rumah-rumah mewah yang sekarang dikelola dengan konsep guesthose ini. Mereka menyediakan pelayan, satpam, dan juga resepsionis. Fasilitasnya pun dibuat seperti layaknya hotel. Ada AC, kamar mandi dalam, ruang makan, mini bar, bahkan ada juga yang menyediakan ruang karoke dan meja biiliar untuk bersantai. Intinya mereka ingin membuat penginap merasa nyaman seperti layaknya rumah sendiri.

Klasifikasi Hotel Berdasarkan Plan/Perencanaan Harga Kamar:

  • American Plan
    Sistem perencanaan harga kamar dimana harga yang dibayarkan sudah termasuk harga kamar itu sendiri ditambah dengan harga makan (meals).
    American Plan dibagi menjadi dua bagian, yaitu:
  1. Full American Plan (FAP)
    Harga kamar sudah termasuk tiga kali makan (pagi, siang dan malam).
  2. Modified American Plan (MAP)
    Harga kamar sudah termasuk dengan dua kali makan, dimana salah satu diantaranya harus makan pagi (breakfast), seperti:
    – Kamar + makan pagi + makan siang
    – Kamar + makan pagi + makan malam.
  • Continental Plan/ Bermuda Plan
    Adalah perencanaan harga kamar dimana harga kamar yang dibayar sudah termasuk dengan Continental breakfast.
  • European Plan
    Tamu yang menginap hanya membayar untuk kamar saja.
    Keistimewaanya:
    Praktis, banyak digunakan oleh hotel-hotel
    Memudahkan billing system (Pembayaraan saat check out).

Selain Klasifikasi Hotel, terdapat juga klasifikasi untuk kamar tidur hotel antara lain:

  1. Standard room/Regular room.
    Kamar yang tidak terlalu besar, dilengkapi dengan twin, single, atau double bed dan biasanya tidak mempunyai ruang duduk khusus.
  2. Superior room.
    Kamar yang menyerupai standard room, hanya ukurannya agak besar.
  3. Deluxe room.
    Kamar yang lebih besar ukurannya dan biasanya perIengkapannya lebih Iengkap dan agak mewah, mempunyai ruang duduk khusus, kamar mandi, dan ruang tidur Iebih
    dari satu. Deluxe room yang terletak di setiap ujung tingkat/Iantai, biasanya diberi nama-nama khusus, seperti: Executive Suite, residential suite, honeymoon suife, imperial suite.
  4. Studio room.
    Kamar yang dilengkapi dengan studio bed. Kamar ini kadang disebut juga executive room.
  5. Junior suite.
    Sebuah kamar besar yang dilengkapi dengan standard bed ditambah dengan hide-away bed (sofa bed).
  6. Family room.
    Kamar besar yang dilengkapi dengan double bed, dan kadang-kadang memiliki lebih dan satu kamar dan kamar mandi.
  7. Twin bedded room.
    Kamar yang dilengkapi dengan dua single bed untuk dua orang.
  8. Double bedded room.
    Kamar yang dilengkapi dengan satu tempat tidur untuk dua orang.
  9. Single bedded room.
    Kamar yang dilengkapi satu tempat tidur twin bed untuk satu orang.
  10. Connecting room.
    Dua kamar yang bersebelahan dan dihubungkan dengan connecting door (pintu tembus/pintu penghubung).
  11. Adjoining room.
    Kamar yang bersebelahan tetapi tidak mempunyai pintupenghubung.
  12. Duplex.
    Kamar yang mempunyai satu, dua, atau tiga kamar tidur yang terpisah, satu dengan lainnya berbeda tingkat dan dihubungkan dengan tangga.
Kamar Hotel

Semoga artikel tentang klasifikasi hotel dan klasifikasi kamar hotel secara ringkas ini bisa dijadikan referensi bagi anda yang akan menginap di hotel. Baik saat anda berpergian untuk liburan, bisnis, pekerjaan atau hanya sekedar mencari suasana baru dengan menginap di hotel.

Selamat menginap 🙂

Referensi :

Teori dan petunjuk praktek housekeeping untuk akademi perhotelan: make up room, Gramedia, Yayuk Sri Perwani

pustakamateri.web.id